DetikposNew.Com, Jakarta — Suasana penuh semangat kebangsaan menyelimuti acara peringatan Sumpah Pemuda sekaligus pengukuhan kepengurusan baru Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Wilayah Jakarta Timur, yang berlangsung pada akhir Oktober 2026 di Jakarta.
Acara ini menghadirkan Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, untuk menyampaikan pidato utama dan orasi kebangsaan bertema: “Meneguhkan Posisi dan Peran Mahasiswa Hukum Sebagai Garda Demokrasi dan Pilar Kebangsaan.”
Dalam orasinya, Firman Jaya Daeli menekankan bahwa mahasiswa hukum memiliki posisi strategis yang tidak sekadar memahami aturan, tetapi juga menjadi benteng utama dalam menjaga tegaknya keadilan dan kebenaran di tengah kehidupan berbangsa.
“Mahasiswa hukum adalah penegak hukum masa depan. Di tangan kalian, kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan keadilan dipertaruhkan. Jangan pernah lelah memperjuangkan kebenaran, karena di situlah letak kekuatan kalian sebagai garda terdepan demokrasi kita,” ujar Firman di hadapan puluhan pengurus dan anggota PERMAHI yang hadir.
Ia juga mengingatkan kembali makna Sumpah Pemuda — semangat persatuan, kebersamaan, dan cinta tanah air — yang harus terus dihidupkan, terlebih oleh generasi muda yang sedang menimba ilmu pengetahuan. Semangat itu bukan sekadar kenangan sejarah, melainkan komitmen nyata untuk membangun bangsa yang berkeadilan, berkebangsaan, dan berhukum dengan benar.
Pengukuhan kepengurusan PERMAHI Jakarta Timur ini diharapkan dapat membawa energi baru bagi organisasi. Firman Jaya Daeli berpesan agar kepengurusan yang baru tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi menjadi ruang diskusi yang kritis, cerdas, dan berintegritas tinggi, sehingga dapat melahirkan pemimpin hukum yang tangguh dan dicintai rakyat.
Acara berjalan lancar dan ditutup dengan diskusi hangat antara peserta dan pembicara, yang semakin memperkuat tekad seluruh peserta untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan hukum dan demokrasi di Indonesia.(**)




















